Kamis, 25 Juni 2015

"ITU PASTI" (Sakit Hati karena Perkataan Mereka tentangMu ?)



            Sakit hati dengan uacapan mereka  yang tidak benar ? pasti Tuhan.
Tapi aku tau bahwa Engkau Maha Pemurah, Pemaaf dan Kau mengajarkan anak-anakMu untuk saling memaafkan satu sama lain, bahkan Engkau mengajarkan kami untuk mendoakan musuh kami . Tapi Tuhan intensitas bertemu yang sering atau bahkan setiap hari dengan musuh/orang-orang yang menyebalkan menurut kami, terutama saya pribadi rasanya ingin sekali membalas setiap perkataan mereka yang seakan-akan meremehkan ajaranMu. Padahal aku tau Tuhan bahwa mereka tidak tau bagaimana ajaranMu sebenarnya, mereka hanya mendengar dari orang lain yang sama dengan mereka, hanya “katanya”, atau mereka berasumsi sendiri dengan gaya sok tau mereka. Namun Tuhan, kiranya Engkau berikan mental dan hati yang kuat untuk membentengi setiap cercaan, hinaan, cemoohan, olokan apalah itu istilah duniawinya yang ditujukan padaMu, ajaran yang Engkau berikan, bahkan anak-anakMu yang ada di dunia ini.
Aku tau Engkau sengaja menciptakan kami berbeda dan menguji keimanan kami selama ada di bumi dengan masalah yang timbul dari perbedaan tersebut. Engkau ingin mengetahui, apakah kami akan tersulut emosi dan menyimpan dendam satu sama lain ? apakah kita akan tetap konsisten dengan kepercayaan kita ? apakah kita akan mencari kebenaran dengan jalan yang benar atau sebaliknya ? apakah kita akan menyelasaikannya dengan meminta pertolongan dariMu atau tidak sama sekali dan menghadapi dengan keinginan daging ?. Sebenarnya, hasil akhir dari semua itu hanya Engkau yang tau dan yang selama ini kami lakukan, kami terkadang menghadapi masalah tersebut dengan semau kita, “mengikuti keinginan daging”.
Tapi Tuhan, selama ini aku hanya menganggap mereka bisa berkata seenak mulut mereka, karena mulut mereka di Negara ini lebih banyak daripada mulut anak-anakMu. Kami terkadang hanya bisa diam, dengan tujuan agar tidak menimbulkan perpecahan di Negara ini. Karena Negara yang tidak rukun dan makmur tidak akan sejahtera.
Namun Tuhan, jangan jadikan anak-anakMu ini tidak serupa denganMu, biarkan kami menghadapi setiap cercaan, cemoohan, dan olokan seturut dengan kehendakMu. Biarkan kami hidup berdampingan di Negara ini dengan rukun dan tidak saling menyakiti satu sama lain hanya gara-gara kepercayaan (agama). Biarkan perbedaan ini menjadi warna dalam setiap kehidupan kami. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar